Rabu, 12 April 2017

Tren Pasar Oli Pelumas Mobil di Indonesia Per Provinsi

Riset Eksklusif Pasar Oli Pelumas Mobil Per Provinsi (Tren Pertumbuhan 2015-2017) ini dirilis April 2017 menampilkan data, tren pasar, pertumbuhan volume pasar dan market size, dan proyeksi ke depan seputar industri oli pelumas mobil secara khusus dan industri oli pelumas otomotif secara umum. Disajikan dalam tabel, grafis, dan tabulasi data yang menarik, riset eksklusif ini diharapkan menjadi acuan pertumbuhan bisnis pemain oli mobil serta stakeholders terkait lainnya.

Riset Eksklusif Pasar Oli Pelumas Mobil Per Provinsi (Tren Pertumbuhan 2015-2017) ini dimulai dengan menampilkan highlight makro ekonomi Indonesia, meliputi pertumbuhan ekonomi (PDB) 2015-2017F per kuartal, tren inflasi, nilai tukar rupiah, ICP, lifting minyak, dan lifting gas (halaman 2). Disusul grafis menarik berisi komparasi pertumbuhan daerah per pulau di Indonesia dengan tingkat kemiskinan di daerah pada 2016 (halaman 3).

Berlanjut ke halaman 4, ditampilkan highlight pasar Indonesia dengan tingkat konsumsi terbesar keempat di dunia dengan jumlah konsumen kelas menengah 45 juta jiwa. Lebih detail, tren populasi penduduk di Indonesia periode 2010-2019F ditampilkan bersama PDB per kapita, laju urbanisasi, serta jumlah konsumen kelas menengah & atas (halaman 5). Meski dua tahun terakhir ekonomi Indonesia mengalami perlambatan, tren peningkatan penghasilan dalam PDB terus meningkat sejak 2008-2019F seperti ditampilkan pada halaman 6.

Kemudian, di halaman 7 ditampilan grafis menarik tentang populasi penduduk dilihat dari kepadatan per daerah. Disusul pada halaman 8, ditampilkan data tabulasi jumlah populasi penduduk per provinsi pada 2016, densitas (density) populasi per kilometer persegi, jumlah rumah tangga, dan rata-rata anggota rumah tangga.

Masuk ke halaman 9, tim duniaindustri.com membuat pembahasan eksklusif tentang riset tren pasar oli pelumas mobil per provinsi 2015-2017F dengan metode kuantitatif dengan model regresi explanatory linier. Model pendekatan ini diambil karena memiliki basis data yang kuat, yakni penjualan dan populasi mobil per provinsi di Indonesia, dikomparasi dengan data-data penunjang lainnya sehingga menampilkan data yang akurat. Pada halaman 10, disajikan tren volume pasar oli mobil per provinsi (34 provinsi) periode 2015-2017F dalam satuan liter.

Sebagai acuan perhitungan, pada halaman 11, ditampilkan data tren penjualan mobil 2016 dan populasi mobil hingga 2015 per provinsi untuk mengukur total pasar oli mobil di Indonesia per provinsi. Top 10 provinsi dengan pasar oli mobil terbesar berdasarkan volume disajikan pada halaman 12.

Pada halaman 13, ditampilan perbandingan antara volume pasar dan nilai pasar (market size) industri oli pelumas mobil per provinsi pada 2016. Top 10 pasar oli mobil berdasarkan nilai disajikan pada halaman 14.

Data-data penunjang riset eksklusif di atas disajikan pada halaman 15-17, antara lain sebaran komposisi penjualan mobil per provinsi, tren penjualan mobil per unit periode 2005-2019F, serta tren populasi mobil (jumlah kendaraan beroperasi) periode 2006-2016.

Berlanjut ke pembahasan selanjutnya, pada halaman 18-21 ditampilkan highlight industri oli pelumas di Indonesia. Sejak tahun 2001, pasar oli pelumas di Indonesia mulai terbuka dengan dikeluarkannya regulas Peraturan Presiden RI No 21/2001. Juga dipaparkan kondisi produksi oli pelumas di Indonesia dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya.

Di halaman 22-25, duniaindustri.com secara eksklusif membuat riset terkait persaingan pasar di bisnis oli pelumas di Indonesia secara umum. Peta persaingan itu dijabarkan dalam chart (infografik) terkait pangsa pasar 10 pemain utama di industri ini. Selain itu ditampilkan perkembangan pangsa pasar periode 2007, 2011, dan 2015.

Di halaman 26 ditampilkan nilai pasar (market size) industri oli pelumas di Indonesia periode 2013-2016 (forecast) serta neraca perdagangan (ekspor-impor) di industri ini. Selain itu, di halaman 27, ditampilkan tren permintaan (demand) di pasar lokal pada periode 2011-2016 serta pertumbuhannya, dilengkapi faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Pada halaman 28-32, duniaindustri.com secara eksklusif membuat analisis peta persaingan yang terjadi di industri ini, perkembangan pemain baru sejak 2003, serta kabar terbaru investasi dan ekspansi dari sejumlah market leader di industri ini.

Berlanjut ke riset khusus, duniaindustri.com membuat riset eksklusif tentang komposisi segmen pengguna oli yang dibagi dua, yakni oli otomotif dan oli industri. Tren periode 2011-2016 menunjukkan porsi pasar oli otomotif lebih mendominasi (halaman 33). Dari oli otomotif, ternyata oli motor menyumbang komposisi terbesar (halaman 34).

Pada halaman 35, dijabarkan tren volume pasar dan nilai pasar (market size) oli otomotif dan oli industri di Indonesia periode 2011-2016. Data itu diperkuat dengan top 10 market leader oli pelumas otomotif tahun 2014 (halaman 36), tahun 2015 (halaman 37), dan tahun 2016 est (halaman 38).

Riset Eksklusif Pasar Oli Pelumas Mobil Per Provinsi (Tren Pertumbuhan 2015-2017) sebanyak 39 halaman ini berasal dari riset eksklusif duniaindustri.com, didukung data penunjang dari Kementerian Perindustrian, BPS, WHO dan Bank Dunia, Kementerian ESDM, asosiasi industri dan sejumlah perusahaan oli pelumas di Indonesia. Indeks data industri merupakan fitur terbaru di duniaindustri.com yang menampilkan puluhan data pilihan sesuai kebutuhan users. Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan. Terima kasih atas kepercayaan Anda kepada duniaindustri.com.(*)

Sumber: klik di sini
* Butuh data industri atau riset pasar, total ada 132 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar